Menjahit Tangga Kesuksesan: Dea Valencia dan Batik Kultur
Di era globalisasi, di era kultur yang sudah mix-and-match, identitas diri menjadi suatu hal yang kerap sulit ditemukan. Namun, Dea Valencia, sosok inspiratif asal Semarang justru berhasil menorehkan prestasi lewat karya batik modernnya. Melalui brand Batik Kultur, Dea tidak hanya mengangkat keindahan kain tradisional Indonesia ke panggung mode yang lebih luas, tetapi juga memberi ruang kerja bagi teman-teman difabel untuk berkarya. Dari satu penjahit dan koleksi kain batik lawas, hingga koleksi eksklusif dan pasar internasional—inilah kisah Dea Valencia. Perjalanan Hidup Dea Valencia lahir di Semarang pada 14 Februari 1994. Anak dari pasangan Ariyani Utoyo dan Iskiwari Budiarto ini memulai langkah bisnisnya dengan menjual batik lawas milik ibunya. "Semua ini aku mulai dari membantu mama menjual koleksi Batik yang kebanyakan adalah Batik Lawas. Saat itu dalam bentuk kain, sambil berjualan juga sambil mempelajari," kata Dea Valencia saat Grand Opening Batik Kultur di Kaca Coff...